Selamat bergabung di blog kami

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Dynamic Front Side Bus Switching,IDA,Intel Turbo Memory

Dynamic Front Side Bus Switching
Adalah teknologi yang secara dinamis mampu mengubah FSB dan voltase sehingga prosesor bisa menggunakan daya yang lebih rendah (yang disebut dengan istilah super low frequency mode). Dengan demikian, akan mengurangi konsumsi daya listrik.
Keberadaan Enhanced Sleep state, juga dapat membantu penghematan energi, hal ini terjadi karena konsumsi daya kedua core dan chipset jadi menurun.

Intel Dynamic Acceleration (IDA).
Teknologi ini dibuat untuk meningkatkan kinerja aplikasi-aplikasi single thread, apabila aplikasi-aplikasi tersebut belum mampu memanfaatkan fitur dual core dari prosesor Core 2 Duo. Dengan teknologi ini, aplikasi-aplikasi single thread dapat bekerja lebih cepat.
Jika aplikasi single thread dijalankan, prosesor akan menggunakan dan meng-overclock salah satu core. Pada sisi lain, jika kedua core dalam kondisi aktif (terpakai), prosesor akan mengatur agar thermal (panas) kedua core sama.

Intel Turbo Memory
Intel Turbo Memory dikenal pula dengan nama Robson Technology. Sebenarnya teknologi ini ditujukan untuk membantu kerja harddisk. Prosesnya dapat dijelaskan sebagai berikut:

Perhatikanlah mekanisme kerja harddisk:

Harddisk Drive memutar piringan data dengan kecepatan tertentu, agar data yang ada di piringan dapat diakses. Mekanisme ini tidak efektif karena memiliki kelemahan:
- Kecepatan putar piringan harddisk tidak dapat ditingkatkan, sehingga kecepatan akses data juga
tidak bisa dipercepat.
- Memutar piringan harddisk membutuhkan daya yang besar, proses ini dapat mengurangi daya tahan
batere laptop.

Intel Turbo Memory akan mengambil alih sebagian tugas harddisk ke sebuah memori jenis NAND (seperti yang digunakan di flashdisk). Dibandingkan harddisk, memori ini memerlukan konsumsi daya yang lebih rendah, namun memiliki kecepatan transfer yang tinggi. Dengan demikian, dapat menghemat konsumsi energi batere, sehingga daya tahan batere menjadi lebih lama.

Sumber : gpinkom.wordpress.com

Tabel Perbandingan teknologi dan fitur xeon,itanium dan intel dekstop

Tabel perbandingan teknologi xeon



Perbandingan kandungan teknologi dan fitur prosesor desktop produk Intel (Data ini di-update terakhir pada bulan Agustus 2007)


Tabel Perbandingan Itanium




Sumber : gpinkom.wordpress.com



Tabel yang kami sajikan hanya sebagian preview karena keterbatasan ruang.Anda dapat melihat/download secara lengkap tabel core 2 xeon dalam bentuk format PDF KLIK
disini

Sumber : gpinkom.wordpress.com

PROSESOR SERVER ITANIUM

Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa Perusahaan Intel memproduksi dua golongan prosesor server, yaitu Intel Xeon dan Itanium. Jika Intel Xeon ditujukan untuk pasar kelas menengah ke atas, maka Itanium bersaing dipasaran kelas low end. Pada saat buku ini disusun ( tahun 2007-2008 ) masih banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa Itanium adalah prosesor kelas server. Berikut ini adalah bahasan mengenai prosesor Itanium.
Itanium merupakan salah satu cabang mikroprosesor 64 bit buatan Intel. Prosesor ini menggunakan mikroarsitektur Intel Itanium (dikenal pula dengan nama atau sebutan IA-64). Sebenarnya, IA-64 ini berasal dari HP (Hewlett Packard), yang kemudian ditangani dan dikembangkan bersama oleh perusahaan HP dan Intel. Perlu diketahui bahwa arsitektur Itanium ini berbeda dengan arsitektur x-86 dan x86-64 yang biasa digunakan pada prosesor Intel lainnya. Arsitektur Itanium menggunakan tingkat/level instruksi paralel yang tegas yang mampu melaksanakan 6 instruksi per siklus kerja (per clock cycle).
Pada akhirnya, Intel merilis dua keluarga prosesor Itanium ke pasaran, yaitu Itanium dan Itanium 2. Prosesor Itanium dirilis pertama kali ke pasaran pada sekitar bulan Juni 2001. Prosesor tersebut diberi nama sandi Merced. Sedangkan prosesor Itanium 2 dirilis pertama kali ke pasaran setahun kemudian, yaitu pada bulan Juli 2002. Prosesor Itanium 2 yang pertama kali dirilis tersebut diberi nama sandi McKinley. Sejak saat itu, secara periodik, Intel terus mengembangkan dan merilis prosesor-prosesor Itanium yang lebih baru untuk menggantikan prosesor-prosesor Itanium sebelumnya. Pada bulan Juli 2006, akhirnya Intel merilis prosesor Itanium 2 yang lebih baru lagi, yang diberi nama sandi Montecito. Sampai bulan Juni 2007, Intel telah merilis kurang lebih tujuh versi prosesor Itanium 2.

1.Prosesor Itanium bernama sandi Merced
Prosesor ini dirilis pertama kali pada bulan Juni 2001, diproduksi dengan teknik fabrikasi 180 nm, menggunakan soket PAC418. Prosesor yang dipasarkan berkecepatan (frekuensi) 733 MHz hingga 900 MHz dengan FSB 266 MHz, termasuk prosesor single core, memiliki L2 Cache 96 KB dan L3 Cache off die 3 MB atau 4 MB.


2.Prosesor Itanium 2 bernama sandi McKinley
Prosesor ini dirilis pertama kali pada tanggal 8 Juli 2002, diproduksi dengan teknik fabrikasi 180 nm, menggunakan soket PAC611. Prosesor yang dipasarkan berkecepatan (frekuensi) 900 MHz hingga 1000 MHz dengan FSB 400 MHz, termasuk prosesor single core, memiliki L2 Cache 256 KB dan L3 Cache 1.5 MB atau 3 MB.


3.Prosesor Itanium 2 bernama sandi Madison
Prosesor ini dirilis pertama kali pada tanggal 30 Juni 2003, diproduksi dengan teknik fabrikasi 130 nm, menggunakan soket PAC611. Prosesor yang dipasarkan berkecepatan (frekuensi) 1300 MHz hingga 1600 MHz dengan FSB 400 MHz, termasuk prosesor single core, memiliki L2 Cache 256 KB dan L3 pada kisaran Cache 1.5 MB hingga 6 MB.


4.Prosesor Itanium 2 bernama sandi Deerfield
Prosesor ini diproduksi dengan teknik fabrikasi 130 nm, menggunakan soket PAC611, berkecepatan (clock speed) 1000 MHz dengan FSB 400 MHz. Termasuk prosesor single core, memiliki L2 Cache 256 KB dan L3 Cache 1.5 MB. Prosesor ini adalah prosesor versi Low Voltage, membutuhkan daya yang rendah, lebih hemat terhadap konsumsi energi listrik. Pertama kali dirilis pada tanggal 8 September 2003.


5.Prosesor Itanium 2 bernama sandi Hondo
Prosesor ini mendukung konfigurasi dual prosesor, diproduksi dengan teknik fabrikasi 130 nm, menggunakan soket PAC611, berkecepatan (clock speed) 1100 MHz dengan FSB 400 MHz. Termasuk prosesor single core, memiliki L2 Cache 2×256 KB, L3 Cache 2×4 MB. Berbeda dengan prosesor Itanium yang lain, prosesor ini dilengkapi pula L4 Cache sebesar 32 MB. Pertama kali dirilis pada kuartal pertama tahun 2004.


6.Prosesor Itanium 2 bernama sandi Fanwood
Prosesor ini diproduksi dengan teknik fabrikasi 130 nm, menggunakan soket PAC611, berkecepatan (clock speed) 1300 MHz hingga 1600 MHz dengan FSB 400 MHz atau 533 MHz. Termasuk prosesor single core, memiliki L2 Cache 256 KB dan L3 Cache 3 MB. Sebagian prosesor yang diproduksi merupakan prosesor versi Low Voltage, sehingga membutuhkan daya yang rendah, lebih hemat terhadap konsumsi energi listrik. Pertama kali dirilis pada tanggal 8 November 2004.


7.Prosesor Itanium 2 bernama sandi Madison 9M
Prosesor ini dirilis pertama kali pada bulan 8 November 2004, diproduksi dengan teknik fabrikasi 130 nm, menggunakan soket PAC611. Prosesor yang dipasarkan berkecepatan (frekuensi) 1600 MHz hingga 1670 MHz dengan FSB 400 MHz atau 667 MHz, termasuk prosesor single core, memiliki L2 Cache 256 KB dan L3 Cache 6 MB – 9 MB.


8.Prosesor Itanium 2 bernama sandi Montecito
Prosesor ini diproduksi dengan teknik fabrikasi 90 nm, masih menggunakan soket PAC611 seperti pendahulunya. Prosesor yang dipasarkan berkecepatan (clock speed) 1400 MHz hingga 1600 MHz dengan besar FSB 400 MHz atau 533 MHz. Termasuk prosesor dual-core, memiliki L2 Cache 256 KB + 1 MB per core-nya (256 KB untuk cache data dan 1 MB untuk cache instruksi), dan L3 Cache 12 MB per core.
Seluruh varian prosesor Itanium 2 sebelum Montecino, dilengkapi dukungan terhadap teknologi (arsitektur) IA-32. Namun, pada prosesor Montecino dukungan teknologi IA-32 tersebut tidak ada lagi. Perusahaan Intel sengaja membuangnya. Sebagai gantinya, Intel menggunakan arsitektur baru yang dilengkapi teknologi multithreading yang disebutnya dengan istilah coarse multithreading untuk membedakan diri dari teknologi hyperthreading yang biasa digunakan pada prosesor golongan x86 dan x86-64.
Teknologi multithreading tersebut diketahui sangat cocok untuk mendukung prosesor Itanium 2 Montecino. Hasilnya, mampu meningkatkan kinerja yang tidak mengecewakan. Prosesor ini juga menunjukkan performa per watt lebih baik dibanding pendahulunya. Selain itu, Intel juga menanamkan fitur teknologi Virtualisasi ke dalam prosesor ini. Dengan demikian, prosesor Montecino memiliki kemampuan menjalankan lebih dari satu operating system sekaligus secara bersamaan. Prosesor ini pertama kali dirilis pada tanggal 18 Juli 2006.



Sumber : gpinkom.wordpress.com

Centrino adalah sebuah istilah yang dibuat oleh perusahaan Intel untuk menyebut platform pemasaran barang-barang produksinya yang terdiri dari kombinasi 3 komponen utama yang didesain dan dikemas dalam sebuah laptop atau notebook. Tiga komponen utama tersebut adalah prosesor, chipset, dan kartu jaringan nirkabel (Intel PRO/Wireless network adapter). Ketiga komponen tadi, seluruhnya produksi Intel.


Tiga komponen utama yang menjadi platform Centrino, mulai dari kanan searah jarum jam adalah kartu jaringan nirkabel (Intel PRO/Wireless network adapter), prosesor Intel untuk notebook, chipset Intel southbridge dan northbridge

Notebook atau laptop yang diproduksi oleh vendor, berhak menyandang label Centrino apabila memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan Intel, yaitu menggunakan tiga komponen utama yang menjadi platform Centrino. Jika salah satu komponen tadi tidak ada, maka tidak bisa disebut sebagai Centrino.
Pihak Intel sendiri menyatakan bahwa laptop atau notebook yang diperlengkapi dengan tiga komponen tadi, menghasilkan performa yang sangat bagus, umur battere yang lebih lama, dan koneksi jaringan yang lebih luas. Sejak diproduksi dan diperkenalkan pertama kali pada tahun 2003, notebook berbasis Centrino ini laku keras di pasaran.
Dalam perjalanannya, sampai September 2007 ini, Intel telah memasarkan empat generasi Centrino. Generasi kelima akan diproduksi tahun 2008. Generasi pertama Centrino diberi nama sandi Carmel, generasi kedua diberi nama sandi Sonoma, generasi ketiga sampai kelima berturut-turut adalah Napa, Santa Rosa, dan Montevina.

1.Platform Carmel.

Logo orisinal Centrino untuk platform Carmel dan Sonoma

Centrino generasi pertama diberi nama sandi Carmel, diperkenalkan pertama kali pada bulan Maret 2003. Platform Carmel terdiri dari:
• Prosesor Intel Pentium M dari keluarga Banias atau Dothan, dengan FSB 400 MT/s, Socket 478
• Chipset Intel 855 series (bernama sandi Odem atau Montara dengan Intel Extreme Graphics 2),
DDR-266
• Kartu jaringan mini-PCI WiFi Intel PRO/Wireless 2100 atau 2200 (IEEE 802.11b) dengan nama sandi
Calexico or Calexico2
Semula, notebook dengan platform Carmel, menggunakan prosesor Banias yang dikombinasikan dengan chipset Intel 855 GM dan kartu jaringan WiFi Intel PRO/Wireless 2100. Chipset Intel mobile 855 GM ternyata tidak mampu mendukung grafik eksternal. Pada awal tahun 2004, Intel merombak platformnya, membolehkan penggunaan prosesor Dothan untuk menggantikan prosesor Banias. Begitu pula standar chipset dan kartu jaringan yang digunakan, diubah menjadi chip Intel 855GME dan 855PM dengan kartu jaringan Intel PRO/Wireless 2200BG (nama sandi Calexico2). Chip Intel 855GME dan 855PM mampu mendukung grafik external pada notebook Centrino.
Platform Carmel yang baru tersebut ternyata menghasilkan performa yang lebih baik dibandingkan platform Carmel yang lama. Notebook dapat dioperasikan selama 4 hingga 5 jam dengan menggunakan sumber daya batere. Platform baru tersebut, juga memungkinkan pabrik pembuat notebook memproduksi notebook dengan bentuk yang lebih tipis dengan bobot yang lebih ringan, karena panas yang dihasilkan oleh komponen-komponen (terutama prosesor) tidak terlalu tinggi dan tidak menghendaki bentuk sistem pendingin yang terlalu besar.
Walaupun pada awalnya notebook berbasis Centrino ini mendapat kecaman karena tidak menggunakan kartu jaringan versi terbaru, kenyataannya notebook ini laku keras dan diminati oleh para konsumen, bahkan banyak konsumen yang terdorong memanfaatkan penuh fasilitas WiFi yang tersedia pada notebook. Pada saat yang sama, mulai bermunculan tempat-tempat umum dengan fasilitas hotspot, sehingga pemasaran notebook berbasis Centrino-pun semakin kencang. Intel, juga bekerjasama dengan penyedia jasa hotspot untuk melakukan verifikasi. Setiap hotspot yang sudah diverifikasi oleh Intel berarti memiliki kompatibilitas dengan notebook berbasis Centrino.

2.Platform Sonoma
Keberhasilan Intel dalam memasarkan platform Centrino generasi pertama, segera diikuti peluncuran platform Centrino generasi kedua yang diberi nama sandi Sonoma. Centrino generasi kedua ini diperkenalkan pertama kali pada bulan Januari 2005. Platform Sonoma terdiri dari:

• Prosesor Intel Pentium M bernama sandi Dothan yang memiliki FSB 533 MT/s, menggunakan Socket
479
• Chipset pada motherboard adalah Intel Mobile 915 Express series bernama sandi Alviso dengan
Intel’s GMA 900, DDR2-533
• Kartu jaringan mini PCI WiFi Intel PRO/Wireless 2200 atau 2915ABG bernama sandi Calexico2.
Kalau diperhatikan dengan seksama, komponen-komponen pendukung platform Sonoma merupakan komponen-komponen dari versi yang lebih baru dibandingkan platform Carmel. Chipset mobile 915 Express yang terpasang pada motherboard dilengkapi beberapa fitur baru yang belum ada pada chipset sebelumnya. Fitur baru tersebut antara lain, memberi dukungan terhadap penggunaan DDR2, PCI Express, Intel High Definition Audio, dan penggunaan harddisk SATA. Prosesor Dothan yang digunakan juga memiliki fitur yang lebih baik, ber-FSB 533 MT/s dengan kinerja yang lebih cepat. Namun sayangnya, peningkatan performa ini tidak diikuti oleh penyediaan batere yang tahan lama. Penggunaan komponen-komponen yang lebih maju tersebut mengakibatkan laptop atau notebook berplatform Sonoma, sedikit lebih boros terhadap penggunaan energi dari batere dibandingkan laptop atau notebook berplatform Carmel. Dalam operasinalnya, energi batere pada notebook Sonoma dapat bertahan selama 3,5 hingga 4,6 jam.

3.Platform Napa

Generasi ketiga platform Centrino diberi nama sandi Napa, diperkenalkan pertama kali pada bulan Januari 2006. Semula, jenis prosesor yang digunakan pada platform Napa ini adalah Intel Core Solo atau Intel Core Duo. Namun, kemudian, pada tanggal 27 Juli 2006, Intel meluncurkan kebijakan baru yang membolehkan penggunaan prosesor Intel Core 2 Duo untuk platform Centrino generasi ketiga ini. Nama sandinya-pun diganti menjadi Napa Refresh (kurang lebih berarti Napa yang Diperbarui). Platform Centrino generasi ketiga terdiri dari:

• Prosesor dengan Socket M
- Untuk platform Napa: Intel Core Solo, Core Duo (nama sandi Yonah) atau
- Untuk platform Napa Refresh: Intel Core 2 Duo (nama sandi Merom) dengan FSB 667 MT/s
• Chipset Intel Mobile 945 Express-series (nama sandi Calistoga dengan Intel’s GMA 950), termasuk
ICH7M southbridge, dan
- Mampu mendukung penggunaan RAM DDR2-533 dan DDR2-667 SODIMM.
• Kartu jaringan mini-PCI WiFi Intel PRO/Wireless 3945ABG (nama sandi Golan), dan
- Pada kuartal pertama tahun 2007, kartu jaringan yang terpasang pada beberapa model notebook
ber-platform Napa Refresh diganti dengan tipe yang lebih baru, yaitu 4965AGN (a/b/g/draft-n).
Prosesor Intel Core solo adalah prosesor 32 bit yang masih menggunakan mikroarsitektur Pentium M dari keluarga Dothan. Dapat digolongkan prosesor singgle Core (Duo with one disable core). Luas chip silikon (core) yang tertanam di dalam keping prosesor, berukuran 93,3 mm2. Prosesor Intel Core solo memiliki fitur L2 Cache 2048 MB, voltase 0.762/1,3 Volt, TDP (Thermal Design Power) 13,1 – 27 Watt, serta diperlengkapi dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, EIST, XD bit, dan Virtualization Technology.
Prosesor Intel Core Duo adalah prosesor dual core (core ganda). Masing-masing core memiliki luasan 93 mm2. Prosesor ini memiliki L2 Cache 2048 MB, diperlengkapi dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, EIST, XD bit, dan sebagian modelnya diperlengkapi Virtualization Technology. Sama seperti prosesor Intel Core solo, prosesor Intel Core Duo adalah prosesor 32 bit yang masih menggunakan mikroarsitektur Pentium M.
Prosesor Intel Core 2 Duo adalah prosesor 64 bit yang menggunakan mikroarsitektur yang lebih baru, yaitu mikroarsitektur Intel Core. Merupakan prosesor dual core. Luasan masing-masing core yang tertanam di dalam kemasan keping prosesor adalah 143 mm2. Dukungan teknologi yang disertakan dalam prosesor antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, EIST, Intel 64, XD bit, iAMT2 dan sebagian model yang lain diperlengkapi lagi dengan Virtualization Technology, Trusted Execution Technology atau LaGande Technology (Intel Trusted Execution Technology).


Laptop platform Napa yang masih menggunakan prosesor single core (Intel Core Solo) tetap diberi label (tanda nama) Centrino, sedangkan laptop yang menggunakan prosesor dual core Intel Core Duo atau Intel Core 2 Duo diberi label Centrino Duo. Walaupun demikian, sebagian laptop yang menggunakan prosesor Intel Core Duo ada yang masih diberi nama/label Centrino saja.
Laptop yang berlabel Centrino Duo laku keras di pasaran. Kesuksesan ini jauh melebihi pendahulunya. Khususnya laptop yang menggunakan prosesor Intel Core 2 Duo, selain kinerjanya lebih cepat, laptop ini hemat energi, karena konsumsi daya prosesor Core 2 Duo yang lebih rendah dari pendahulunya, yaitu Core Duo dengan nama sandi Yonah. Secara umum dapat dikatakan bahwa laptop yang berlabel Centrino Duo yang menggunakan prosesor Intel Core 2 Duo memiliki performa yang lebih bagus dibandingkan laptop dengan platform-platform Centrino sebelumnya.
Perlu diketahui bahwa notebook yang menggunakan prosesor Core Duo atau Core 2 Duo, sama-sama menyandang label Centrino Duo. Untuk membedakannya perhatikan nomor seri prosesornya. Prosesor Core Duo ditandai dengan seri 2xxx. Sedangkan prosesor Core 2 Duo ditandai dengan seri 5xxx untuk yang L2 Cache-nya 2048 KB, dan 7xxx untuk yang L2 Cache-nya 4096 KB.
Harga notebook yang menggunakan prosesor Core 2 Duo tentunya lebih mahal dibandingkan yang menggunakan prosesor Core Duo. Begitu juga prosesor yang L2 Cache-nya lebih tinggi, yaitu 4096 KB, harganya tentu lebih mahal dibandingkan prosesor yang L2 Cache-nya lebih rendah, yaitu 2048 KB.

4.Platform Santa Rosa
Santa Rosa adalah nama sandi platform Centrino generasi keempat. Santa Rosa dirilis pertama kali pada hari Rabo, tanggal 9 Mei 2007. Platform Santa Rosa adalah:

• Prosesor menggunakan Socket P
- Intel Core 2 Duo generasi kedua dengan nama sandi Merom, FSB 800 MT/s.
- Untuk platform Santa Rosa Refresh (Santa Rosa yang diperbaiki): direncanakan dirilis tahun 2008,
menggunakan prosesor berteknologi 45 nm, yaitu Intel Core 2 Duo dengan nama sandi Penryn.
• Chipset Intel Mobile 965 Express bernama sandi Crestline dengan teknologi grafik Intel’s GMA X3100,
dan ICH8M southbridge, FSB 800 MT/s dengan teknologi Dynamic Front Side Bus Switching untuk
menghemat energi, dan
- Intel Dynamic Acceleration (IDA), untuk mendukung Windows Aero di sistem operasi Windows Vista.
- Mendukung penggunaan RAM DDR2-533 dan DDR2-667 SODIMM.
- EFI-compliant firmware.
- optional NAND flash-memory caching jenis Intel Turbo Memory (nama sandi Robson)
• Kartu jaringan mini-PCIe WiFi Intel Wireless WiFi Link 4965AGN (a/b/g/draft-n) bernama sandi
Kedron.
- Teknologi Wireless-N mampu mendukung kecepatan data sebesar 300 Mbps, atau kurang lebih lima
kali lebih cepat dibandingkan standart 802.11a/g, dengan jangkauan luas area dua kali lebih besar,
serta mendukung signal bands 2.4 GHz dan 5 GHz.

Dynamic Front Side Bus Switching
Adalah teknologi yang secara dinamis mampu mengubah FSB dan voltase sehingga prosesor bisa menggunakan daya yang lebih rendah (yang disebut dengan istilah super low frequency mode). Dengan demikian, akan mengurangi konsumsi daya listrik.
Keberadaan Enhanced Sleep state, juga dapat membantu penghematan energi, hal ini terjadi karena konsumsi daya kedua core dan chipset jadi menurun.

Intel Dynamic Acceleration (IDA).
Teknologi ini dibuat untuk meningkatkan kinerja aplikasi-aplikasi single thread, apabila aplikasi-aplikasi tersebut belum mampu memanfaatkan fitur dual core dari prosesor Core 2 Duo. Dengan teknologi ini, aplikasi-aplikasi single thread dapat bekerja lebih cepat.
Jika aplikasi single thread dijalankan, prosesor akan menggunakan dan meng-overclock salah satu core. Pada sisi lain, jika kedua core dalam kondisi aktif (terpakai), prosesor akan mengatur agar thermal (panas) kedua core sama.

Intel Turbo Memory
Intel Turbo Memory dikenal pula dengan nama Robson Technology. Sebenarnya teknologi ini ditujukan untuk membantu kerja harddisk. Prosesnya dapat dijelaskan sebagai berikut:

Perhatikanlah mekanisme kerja harddisk:
Harddisk Drive memutar piringan data dengan kecepatan tertentu, agar data yang ada di piringan dapat diakses. Mekanisme ini tidak efektif karena memiliki kelemahan:
- Kecepatan putar piringan harddisk tidak dapat ditingkatkan, sehingga kecepatan akses data juga tidak bisa dipercepat.
- Memutar piringan harddisk membutuhkan daya yang besar, proses ini dapat mengurangi daya tahan batere laptop.

Intel Turbo Memory akan mengambil alih sebagian tugas harddisk ke sebuah memori jenis NAND (seperti yang digunakan di flashdisk). Dibandingkan harddisk, memori ini memerlukan konsumsi daya yang lebih rendah, namun memiliki kecepatan transfer yang tinggi. Dengan demikian, dapat menghemat konsumsi energi batere, sehingga daya tahan batere menjadi lebih lama.
Sayangnya, Intel Turbo Memory dalam platform Santa Rosa hanya menjadi bagian yang bersifat opsional, artinya tidak semua notebook yang berbasis Santa Rosa dilengkapi fitur ini. Hanya sebagian saja yang memiliki fitur ini. Hal tersebut bisa dimaklumi, karena Intel Turbo Memory memerlukan memori 1 GB hingga 2 GB yang harus ditanamkan di motherboard notebook. Tentu saja ada biaya tambahan yang harus dibayar untuk penggunaan teknologi ini.

vPro
vPro adalah teknologi sekuriti yang disediakan oleh Intel. Teknologi ini menggunakan fitur Intel Active Management Technology (iAMT) nirkabel, yang memungkinkan pengelolaan dan keamanan bisa dilakukan dari jarak jauh. Dengan teknologi ini (iAMT), para pengguna tidak perlu khawatir bila mengalami masalah pada notebook atau laptop yang mereka gunakan. Mereka cukup telepon bagian TI dan melaporkan masalah tersebut. Maka penanganan masalah akan dilakukan dari jarak jauh tanpa harus membawa notebook atau laptop mereka ke kantor.


Platform Santa Rosa dibagi dua, yaitu Centrino Duo dan Centrino Pro. Platform Centrino Duo, ditujukan untuk kalangan konsumen umum, tidak dilengkapi fitur vPro, sedangkan platform Centrino Pro ditujukan untuk kalangan bisnis, diperlengkapi fitur vPro. vPro adalah teknologi ‘security’ Intel. Ke dalam Centrino Pro, Intel menanamkan iAMT versi 2.5 yang merupakan fitur vPro.

5.Platform Montevina
Generasi kelima platform Centrino, rencananya dirilis pada kuartal kedua tahun 2008, dan diberi nama sandi Montevina. Kemungkinan Intel akan mulai menggunakan prosesor dengan arsitektur mikro Penryn yang dibuat dengan proses teknologi 45 nm. Kabarnya, chip prosesor 45 nm tersebut memerlukan daya yang rendah, diperkirakan tidak lebih dari 29 Watt. Bagaimanakah platform Montevina yang sebenarnya? Seorang yang bijak akan berkata: “Tunggu saja pemunculannya pada tahun 2008 nanti, daripada menerka-nerka sesuatu hal yang belum tentu kebenaran dan kenyataannya.”

Tabel Ringkasan Centrino
Berikut ini hanya kami tampilkan previewnya saja karena keterbatasan ruang. Untuk memperjelas anda dapat mengikuti petunjuk di bawah gambar


Sumber : gpinkom.wordpress.com