Selamat bergabung di blog kami

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Perkembangan prosesor Itanium 2

Kalau diperhatikan dengan seksama data/fitur prosesor Itanium dan Itanium 2 yang telah dibahas terdahulu, tampak terdapat perkembangan atau kemajuan teknologi, baik dalam teknik fabrikasi (teknologi manufaktur) peningkatan kapasitas Cache memory, FSB maupun frekuensi prosesor.

a.Perkembangan teknik fabrikasi
Semula prosesor Itanium dan Itanium 2 diproduksi menggunakan teknik fabrikasi 180 nm. Pada perkembangan selanjutnya, prosesor Itanium 2 diproduksi menggunakan tenik fabrikasi yang lebih kecil, yaitu 130 nm (prosesor Madison, Deerfield, Hondo dan Madison 9 M) dan 90 nm (Montecito). Seperti halnya prosesor Desktop dan mobile, ukuran sub komponen transistor yang terkandung dalam chip silikon sebuah prosesor, semakin diperkecil, sehingga dalam satuan luasan (volume) yang sama, kandungan transistor dalam sebuah prosesor semakin banyak. Sebagaimana diketahui, untuk meningkatkan kinerja sebuah prosesor diperlukan peningkatan jumlah transistor dalam chip prosesor. Dengan demikian, semakin banyak kandungan transistor dalam chip silikon prosesor, semakin meningkat kinerja prosesor.
Itanium 2 Montecito diproduksi menggunakan teknik fabrikasi 90 nm. Prosesor ini dikenal memiliki kinerja yang lebih bagus dari pada prosesor Itanium 2 pendahulunya dan lebih hemat terhadap penggunaan energi listrik.

b.Perkembangan frekuensi prosesor
Frekuensi (clock speed) prosesor Itanium yang telah diproduksi berkisar 733 MHz hingga 900 MHz. Sedangkan untuk Itanium 2 sampai dengan bulan Juli 2006 berkisar 900 MHz hingga 1670 MHz. Prosesor ini tertinggal jauh dalam hal kemajuan clock speed dibandingkan Intel Xeon (versi high end-nya) yang pada saat itu clock speednya sudah mencapai 3000 MHz, yaitu Intel Xeon Woocrest. Namun, hal ini tidak bisa dibandingkan begitu saja, karena Intel Xeon memang sangat berbeda dengan Itanium. Pembandingan demikian ini bukan pembandingan yang setara. Hanya saja, yang perlu diperhatikan disini adalah kemajuan di bidang clock speed-nya saja tanpa memperhatikan yang lain.
c.Perkembangan FSB (Front Side Bus)
Pada awalnya, prosesor Itanium dibangun dengan FSB 266 MHz (Itanium bernama sandi Merced). Sejak dirilisnya Itanium 2, besar FSB ini ditingkatkan menjadi 400 MHz, kemudian meningkat lagi menjadi 533 MHz, bahkan sebagian varian prosesor Itanium 2 diproduksi dengan FSB 667 MHz (prosesor Itanium 2, Madison 9 M). Sampai dengan bulan Juli 2006 belum ada prosesor Itanium 2 yang dibangun dengan FSB melebihi 667 MHz.
Pada awalnya, bus Itanium 2 disebut dengan nama bus McKinley, namun sekarang ini dikenal dengan nama Scalability Port (penulis tidak tahu nama terjemahan dalam bahasa Indonesia). Kecepatan bus dalam men-transfer data terus meningkat sejalan dengan kemajuan atau perkembangan prosesor Itanium 2 yang diproduksi. Bus prosesor Itanium 2 mampu men-transfer 2 x 128 bit per clock cycle (256 bit atau setara 32 byte per clock cycle). Dengan demikian, untuk bus prosesor Madison 400 MHz mampu mentransfer data sebanyak 12,8 GB per detik dengan perhitungan:

Besar bus adalah 400 MHz = 400.000.000 Herz
Kemampuan transfer per Herz adalah 32 byte
Jadi, kemampuan transfer untuk bus 400 MHz adalah 400.000.000 x 32 byte
= 12.800.000.000 byte
= 12,8 GB

Sedangkan untuk bus prosesor Montecito 533 MHz mampu mentransfer data sebanyak 17,056 GB per detik dengan perhitungan:

Besar bus adalah 533 MHz = 533.000.000 Herz
Kemampuan transfer per Herz adalah 32 byte
Jadi, kemampuan transfer untuk bus 533 MHz adalah 533.000.000 x 32 byte
= 17.056.000.000 byte
= 17,056 GB

d.Perkembangan Cache Memory
Dalam hal Cache Memory, prosesor Itanium ini berbeda dengan prosesor produk Intel lainnya. Seluruh prosesor Itanium dan Itanium 2 dilengkapi L3 Cache, bahkan ada yang dilengkapi L4 Cache (prosesor Itanium 2 Hondo). Sedangkan pada prosesor produk Intel lainnya seperti versi desktop maupun mobile ataupun versi server (Intel Xeon), hanya sebagian kecil yang dilengkapi L3 Cache dan tidak ada yang memiliki L4 Cache.
Sejak tahun 2002 hingga 2006, prosesor Itanium 2 mempunyai L1 Cache sebesar 32 KB yang terdiri dari 16 KB untuk cache Instruksi dan 16 KB untuk cache data. Itanium 2 Merced McKinley, Madison, Deerfield, Hondo, Fanwood dan Madiso 9 M, memiliki L2 Cache sebesar 256 KB yang dipakai bersama-sama untuk cache instruksi dan cache data. Sedangkan Itanium 2 Montecito (dual core) memiliki L2 Cache 256 KB +1024 KB per core. Besar L3 Cache prosesor Itanium 2 bervariasi, mulai 1,5 MB hingga 12 MB untuk setiap core-nya
Perkembangan kapasitas L3 Cache yang terus meningkat membuat performa dan kinerja prosesor Itanium 2 tampak jauh lebih bagus dari pendahulunya.

Sumber : gpinkom.wordpress.com

Jenis Prosesor Intel Xeon (bag.3)

3.Prosesor Xeon berbasis arsitektur mikro Pentium M
Perusahaan Intel akhirnya meninggalkan pembuatan prosesor Xeon berbasis arsitektur NetBurst. Di sisi lain mulai giat memproduksi prosesor Xeon berbasis arsitektur mikro Pentium M (Yonah). Arsitektur ini dikembangkan dari arsitektur mikro Intel P6 yang pernah dipakai sebelumnya. Arsitektur Pentium M inilah yang kemudian dikembangkan lagi yang akhirnya menghasilkan arsitektur baru yang disebut arsitektur mikro Intel Core.
Prosesor Xeon yang diproduksi dengan menggunakan arsitektur mikro Pentium M ini diberi nama sandi Sossaman. Terdapat dua versi prosesor Xeon Sossaman, yaitu versi low voltage dan ultra low voltage. Versi ultra low voltage memiliki core voltage dan TDP yang lebih rendah sehingga memerlukan konsumsi daya yang lebih sedikit dan lebih hemat (efisien energi) dibandingkan versi low voltage. Untuk membedakan kedua prosesor ini, maka pada nama prosesor versi low voltage dicantumkan identitas LV, sedangkan pada nama prosesor versi ultra low voltage dicantumkan identitas ULV.
Kedua versi prosesor Xeon Sossaman tersebut diproduksi menggunakan teknik fabrikasi 65 nm dengan fitur L2 Cache 2048 KB, FSB 667 MHz (133 MHz, quad pumped), menggunakan dudukan prosesor tipe soket M, dan diperlengkapi dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Intel’s Server EIST, Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Chip silikon yang ada dalam prosesor Xeon berukuran 90,3 mm2. Kedua versi prosesor ini mendukung konfigurasi dual-processor (DP). Pertama kali dirilis pada tanggal 14 Maret 2006.
Jika dibandingkan dengan prosesor Intel Xeon lainnya, tampak bahwa prosesor Sossaman ini termasuk prosesor yang memerlukan konsumsi daya yang paling kecil. Walaupun demikian prosesor ini mampu menampilkan kinerja yang tidak mengecewakan. Perlu pula diketahui bahwa prosesor ini adalah prosesor 32 bit, dengan sendirinya tidak dapat digunakan untuk menjalankan perangkat lunak (software) 64 bit.
Berikut ini disajikan daftar variannya.


4.Prosesor Xeon berbasis arsitektur mikro Intel Core
Mikroarsitektur Intel Core merupakan mikroarsitektur baru yang digunakan oleh perusahaan Intel sebagai pondasi pembuatan jajaran prosesor terbarunya, yang mengarah pada pembuatan prosesor multi core. Teknologi mikroarsitektur ini mampu menghasilkan prosesor yang hemat energi dan secara keseluruhan menghasilkan peningkatan performa yang tidak mengecewakan. Mikroarsitektur Intel Core diaplikasikan pada prosesor desktop, mobile maupun server dan workstation.
Prosesor Xeon (UP/DP) yang berbasis arsitektur mikro Intel Core antara lain prosesor Dual-Core Xeon bernama sandi Allendale, Conroe, Woodcrest, dan prosesor Quad-Core Xeon bernama sandi Kensfield dan Clovertown. Seluruh prosesor Xeon berbasis arsitektur mikro Intel Core, baik versi dual core maupun quad core, diproduksi dengan menggunakan teknik fabrikasi 65 nm.
4.1.Xeon (UP/DP) versi dual core
a.Prosesor Xeon bernama sandi Allendale
Prosesor Dual-Core Xeon Allendale mendukung konfigurasi uni-processor. Prosesor yang menggunakan soket LGA 775 ini dirilis pertama kali pada bulan Januari 2007. Dibangun dengan fitur L2 Cache sebesar 2048 KB, FSB 1066 MHz, core voltage 1.225 Volt hingga 1.325 Volt, dan TDP 65 Watt. Ukuran chip silikon dalam prosesor (die size) 111 mm2. Fitur-fitur teknologi yang terkandung dalam prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Tabel berikut menyajikan spesifikasi varian prosesor Xeon Allendale.


b.Prosesor Xeon bernama sandi Conroe
Sama seperti prosesor Allendale, prosesor Dual-Core Xeon Conroe mendukung konfigurasi uni-processor. Prosesor yang menggunakan soket LGA 775 ini dirilis pertama kali pada bulan Oktober 2006, lebih awal dibandingkan Xeon Conroe. Dibangun dengan fitur L2 Cache sebesar 2048 KB hingga 4096 KB, FSB 1066 MHz dan TDP 65 Watt. Ukuran chip silikon dalam prosesor (die size) 143 mm2. Fitur-fitur teknologi yang terkandung dalam prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Tampak fitur-fitur tersebut tak jauh berbeda dengan prosesor Xeon Allendale. Spesifikasi selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut.


c.Prosesor Xeon bernama sandi Woodcrest
Prosesor Dual-Core Xeon Woodcrest adalah prosesor 64 bit, mendukung konfigurasi dual-processor. Prosesor yang menggunakan soket LGA 771 ini dirilis pertama kali pada bulan Juni 2006, lebih awal dibandingkan Xeon Allendale maupun Conroe. Dibangun dengan fitur L2 Cache sebesar 4096 KB berlaku share, FSB 1066 MHz hingga 1333 MHz, dan TDP 65 Watt hingga 80 Watt. Ukuran chip silikon dalam prosesor (die size) 143 mm2. Fitur-fitur teknologi yang terkandung dalam prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Sebagian varian prosesornya bahkan dilengkapi fitur Intel’s Server EIST. Berikut ini data beberapa variannya.


d.Prosesor Xeon bernama sandi Woodcrest (low voltage)
Sama seperti prosesor Woodcrest pendahulunya, prosesor Dual-Core Xeon Woodcrest versi low voltage ini juga prosesor 64 bit, mendukung konfigurasi dual-processor. Soket yang digunakan juga sama, yaitu LGA 771. Begitu juga L2 Cache dan FSB, dibangun dengan range yang sama, yaitu L2 Cache sebesar 4096 KB, FSB 1066 MHz hingga 1333 MHz. Ukuran chip silikon dalam prosesor (die size) 143 mm2. Fitur-fitur teknologi yang terkandung dalam prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Intel’s Server EIST, Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit).
Prosesor Dual-Core Xeon Woodcrest versi low voltage memiliki core voltage dan TDP yang lebih rendah dibandingkan prosesor Woodcrest versi pendahulunya. Berikut ini disajikan spesifikasi varian-varian prosesor Dual-Core Xeon Woodcrest versi low voltage.


4.2.Xeon (UP/DP) versi quad core
Prosesor Xeon (UP/DP) versi quad core yang sudah dirilis hingga buku ini ditulis adalah prosesor yang bernama sandi Kensfield, Clovertown, dan Clovertown (low voltage). Ukuran chip silikon (die size) ketiganya sama, yaitu 2 x 143 mm2, diproduksi menggunakan arsitektur mikro Intel Core.
a.Prosesor Xeon bernama sandi Kentsfield
Prosesor Quad-Core Xeon bernama sandi Kentsfield mendukung konfigurasi uni-processor. Prosesor ini menggunakan dudukan soket LGA775. Dibangun dengan fitur L2 Cache sebesar 2 x 4096 KB, FSB 1066 MHz, core voltage 1.100 Volt hingga 1.372 Volt dan TDP 100 Watt hingga 105 Watt. Teknologi yang disertakan pada prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Intel’s Server EIST, Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Dirilis pertama kali pada tanggal 7 Januari 2007. Berikut ini spesifikasi varian prosesornya.


b.Prosesor Xeon bernama sandi Clovertown
Prosesor Quad-Core Xeon Clovertown adalah prosesor 64 bit, mendukung konfigurasi dual-processor. Prosesor ini menggunakan dudukan soket LGA771. Dibangun dengan fitur L2 Cache sebesar 2 x 4096 KB, FSB 1066 MHz hingga 1333 MHz, core voltage 1.162 Volt hingga 1.5 Volt dan TDP 80 Watt hingga 150 Watt. Teknologi yang disertakan pada prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64, Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Dirilis pertama kali pada tanggal 7 Januari 2007. Sebagian varian prosesornya bahkan dilengkapi fitur Intel’s Server EIST. Tabel berikut ini menampilkan varian-varian prosesor Quad-Core Xeon Clovertown.


c.Prosesor Xeon bernama sandi Clovertown (low voltage)
Sama seperti prosesor Clovertown pendahulunya, prosesor Quad-Core Xeon Clovertown versi low voltage ini juga prosesor 64 bit, mendukung konfigurasi dual-processor. Soket yang digunakan juga sama, yaitu LGA771. Begitu juga L2 Cache dan FSB, dibangun dengan range yang sama, yaitu L2 Cache sebesar 2 x 4096 KB, FSB 1066 MHz hingga 1333 MHz. Fitur-fitur teknologi yang terkandung dalam prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Sebagian varian prosesornya bahkan dilengkapi fitur Intel’s Server EIST. Dirilis pertama kali pada tanggal 12 Maret 2007
Prosesor Dual-Core Xeon Clovertown versi low voltage memiliki core voltage dan TDP yang lebih rendah dibandingkan prosesor Woodcrest versi pendahulunya. Berikut ini disajikan spesifikasi varian-varian prosesor Dual-Core Xeon Clovertown versi low voltage.


Sumber : gpinkom.wordpress.com

Dynamic Front Side Bus Switching,IDA,Intel Turbo Memory

Dynamic Front Side Bus Switching
Adalah teknologi yang secara dinamis mampu mengubah FSB dan voltase sehingga prosesor bisa menggunakan daya yang lebih rendah (yang disebut dengan istilah super low frequency mode). Dengan demikian, akan mengurangi konsumsi daya listrik.
Keberadaan Enhanced Sleep state, juga dapat membantu penghematan energi, hal ini terjadi karena konsumsi daya kedua core dan chipset jadi menurun.

Intel Dynamic Acceleration (IDA).
Teknologi ini dibuat untuk meningkatkan kinerja aplikasi-aplikasi single thread, apabila aplikasi-aplikasi tersebut belum mampu memanfaatkan fitur dual core dari prosesor Core 2 Duo. Dengan teknologi ini, aplikasi-aplikasi single thread dapat bekerja lebih cepat.
Jika aplikasi single thread dijalankan, prosesor akan menggunakan dan meng-overclock salah satu core. Pada sisi lain, jika kedua core dalam kondisi aktif (terpakai), prosesor akan mengatur agar thermal (panas) kedua core sama.

Intel Turbo Memory
Intel Turbo Memory dikenal pula dengan nama Robson Technology. Sebenarnya teknologi ini ditujukan untuk membantu kerja harddisk. Prosesnya dapat dijelaskan sebagai berikut:

Perhatikanlah mekanisme kerja harddisk:

Harddisk Drive memutar piringan data dengan kecepatan tertentu, agar data yang ada di piringan dapat diakses. Mekanisme ini tidak efektif karena memiliki kelemahan:
- Kecepatan putar piringan harddisk tidak dapat ditingkatkan, sehingga kecepatan akses data juga
tidak bisa dipercepat.
- Memutar piringan harddisk membutuhkan daya yang besar, proses ini dapat mengurangi daya tahan
batere laptop.

Intel Turbo Memory akan mengambil alih sebagian tugas harddisk ke sebuah memori jenis NAND (seperti yang digunakan di flashdisk). Dibandingkan harddisk, memori ini memerlukan konsumsi daya yang lebih rendah, namun memiliki kecepatan transfer yang tinggi. Dengan demikian, dapat menghemat konsumsi energi batere, sehingga daya tahan batere menjadi lebih lama.

Sumber : gpinkom.wordpress.com

Tabel Perbandingan teknologi dan fitur xeon,itanium dan intel dekstop

Tabel perbandingan teknologi xeon



Perbandingan kandungan teknologi dan fitur prosesor desktop produk Intel (Data ini di-update terakhir pada bulan Agustus 2007)


Tabel Perbandingan Itanium




Sumber : gpinkom.wordpress.com



Tabel yang kami sajikan hanya sebagian preview karena keterbatasan ruang.Anda dapat melihat/download secara lengkap tabel core 2 xeon dalam bentuk format PDF KLIK
disini

Sumber : gpinkom.wordpress.com